SPT Lebih Bayar Pengembalian Pendahuluan

SPT Tahunan PPh Lebih Bayar Pengembalian Pendahuluan untuk persyaratan tertentu (17D)

Pasal 9 ayat (2)
Wajib Pajak Persyaratan Tertentu meliputi:

  1. Wajib Pajak orang pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekejaan bebas yang menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan lebih bayar restitusi;
  2. Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau pekejaan bebas yang menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan lebih bayar restitusi dengan jumlah lebih bayar paling banyak Rp 100.000.000;
  3. Wajib Pajak Badan yang menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan lebih bayar restitusi dengan jumlah lebih bayar paling banyak Rp 1.000.000.000; atau
  4. Pengusaha Kena Pajak yang menyampaikan SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai lebih bayar restitusi dengan jumlah lebih bayar paling banyak Rp 1.000.000.000.

 

Pasal 9 ayat (6) butir b

“bukti pemotongan atau bukti pemungutan Pajak Penghasilan yang dikreditkan dalam SPT Wajib Pajak pemohon dan belum dilaporkan dalam SPT Wajib Pajak pemotong atau pemungut, tidak diperhitungkan sebagai bagian dari kelebihan pembayaran pajak.”

 

Pasal 11 ayat (2)
SKPPKP atas persyaratan tertentu, diterbitkan paling lama:

  1. 15 hari keja, untuk permohonan Pengembalian Pendahuluan Pajak Penghasilan orang pribadi;
  2. 1 bulan, untuk permohonan Pengembalian Pendahuluan Pajak Penghasilan Badan; atau
  3. 1 bulan, untuk permohonan Pengembalian Pendahuluan Pajak Pertambahan Nilai,

(Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak )

Posted in KUP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CAPTCHA Image
Reload Image