Perubahan Objek Barang Kena Pajak efek dari Putusan MA No 70P/HUM/2013

Putusan MA No 70P/HUM/2013 menyatakan bahwa penyerahan barang hasil pertanian yang dihasilkan dari usaha pertanian, perkebunan, dan kehutanan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) dikenai PPN.

Putusan ini terbit karena Permohonan Hak Uji Materil oleh KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) yang diwakili oleh Suryo B Sulitio dan Hariyadi Sukamdani

Barang yang sebelumnya Bukan Barang Kena Pajak menjadi Barang Kena Pajak.

Barang-barang itu meliputi produk perkebunan yakni kakao, kopi, kelapa sawit, biji mete, lada, biji pala, buah pala, bunga pala, bunga cengkeh, tangkai/daun cengkeh, getah karet, daun teh, daun tembakau, biji tanaman perkebunan dan sejenisnya, dan untuk komoditas holtikultura yakni pisang, jeruk (keprok, siam, pamelo), mangga, salak, nanas, manggis, durian dan sejenisnya.

SE-24/PJ/2014  diterbitkan oleh Dirjen Pajak untuk mengakomodir putusan MA tersebut, sehingga menjadi lebih mudah dipahami.

Posted in PPN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CAPTCHA Image
Reload Image